Minggu, 15 Agustus 2010
drama korea Vs sinetron indonesia
Drama korea dan sinetron Indonesia….????
Drama korea mempunyai cerita yang menarik dan hanya terdiri dari beberapa episode saja. Karena jumblah episode tidak terlalu banyak, maka alur ceritanya lebih terarah sedangkan sinetron Indonesia memiliki jumlah episode yang sangat banyak, bahkan seringkali sinetron yang laris di masyarakat memiliki episode ratusan, hal ini menyebabkan cerita dalam sinetron tersebut tidak terarah bahkan tidak jarang menjadi tidak masuk akal. Terkadang menonton sinetron Indonesia hanya membuat hati saya cape’ saja, tidak ada rasa penasaran sama sekali karena cerita y seperti jalan ditempat. seringkali cerita yang dihadirkan dapat ditebak dan cenderung monoton.
*saran buat sinetron Indonesia: sebaiknya jangan terlalu memperbanyak episode, karena akan merusak cerita dan ceritanya menjadi monoton dan cenderung tidak masuk akal. Akibatnya cerita seperti itu membuat penonton menjadi kesal dan penonton merasa lelah untuk menonton sinetron yang tak kunjung selesai. seperti contohnya cerita orang yang sudah mati dalam sebuah kecelakaan, tiba-tiba muncul kembali di beberapa episode setelahnya karena ternyata dia selamat dalam sebuah kecelakaan tersebut. Cerita ini sering sekali saya jumpai dibeberapa sinetron.*
Acting Aktris dalam drama korea terasa alami , natural sekali mereka dalam berakting. Bahakan saking alaminya saya sampai-sampai bisa merasakan kesedihan,kebahagiaan,keromantisan dalam cerita tersebut. Tak jarang jika sudah menonton drama korea, saya sering menangis dan tertawa sendiri. Dan menurut saya sebuah drama yang dapat membuat penontonya merasakan apa yang ada dalam drama tersebut adalah drama yang sukses. Bukan sebaliknya, jika dalam ceritanya sedih dan actor/aktrisnya menangis penonton justru tertawa..kan ga lucu..! Hal ini pernah terjadi waktu saya dan kakak saya sedang menonton sinetron Indonesia, padahal dalam cerita tersebut jelas2 sedang menceritakan kepedihan. Tapi yang saya heran justru kakak saya tertawa terbahak-bahak.lalu melihat kearah saya sambil melemparkan sebuah senyuman. Awalnya saya heran melihat kakak saya itu, tapi sedikit penjelasan mengenai apa yang dia tertawakan membuat saya ikut-ikutan tertawa. Kakak saya menjelaskan bahwa aktris tersebut tidak perlu terisak-isak untuk menunjukkan kepedihan atau kesedihanya, dia justru melupakan satu hal yang paling dalam kesedihan. Setiap orang yang sedih umumnya akan menangis, dan menangis bukan membutuhkan isaknya saja tapi yang terpenting dalah air mata. Disini yang sering para actor/aktris lupakan “air mata”. Pernah saya melihat actor dalam ”endless love” menangis tanpa adanya isakan, tapi adegan itu membuat saya ikut menangis. Bahkan saya dapat merasakan kepedihan yang dia rasakan.begitu naturalnya mereka berakting sampai-sampai tidak perlu memejamkan mata erat-erat agar air mata itu keluar dan jatuh menetes membasahi pipi. Dia hanya diam tanpa satu patah katapun,tetapi mampu membuat penontonnya merasakan apa yang dia rasakan. Empat jempol deh buat drama korea……!!!
Walaupun tidak semua sinetron Indonesia tidak bagus, ada ko’ beberapa sinetron Indonesia yang bagus. Tapi sangat disayangkan jika yang bagus itu hanya beberapa saja. Harapan saya adalah apa yang bagus dari drama korea harap diikuti, toh ga ada salahnya kan mengikuti apa yang bagus-bagus demi kemajuan sinetron Indonesia juga. Harapan saya juga suatu saat saya dapat menikmati setiap sinetron Indonesia yang berkualiatas, yang mampu mengajak penontonnya untuk dapat merasakan apa yang ada dalam sebuah cerita tersebut.
Senin, 29 Maret 2010
Ka’ ini untukmu…!!!! Share
Pernah denger pernyataan kasih sayang kakak sama besarnya dengan kasih sayang orang tua…
Ini kisahnya….!!!! Selamat membaca!!!
Kisah ini terjadi pada seorang gadis kecil benama Ana. Sejak kecil Ana hidup dengan empat kakaknya, ibunya meninggal dunia pada saat dia berusia 2 th, bapaknya juga meninggal pada saat dia berusia 9bulan. Ana tumbuh dengan didikan kakak-kakaknya. Dari empat kakanya, kakak pertamanayalah yang menyayanginya seperti anakanya sendiri. Setiap kali Ana berbuat salah, kakanya selalu mengajaknya duduk bersama dan bercerita, tujuanya agar Ana dapat mengambil nilai penting dari setiap ceritanya itu. Ana selalu senang dengan cerita kakanya ini, dalam setiap cerita yang diceritakan kakaknya selalu ada nilai yang ingin kakaknya sampaikan pada adik kecilnya itu. Biasanya ceritanya tidak jauh2 dari pengalaman orang tuanya, secara tidak langsung Ana menjadi da[at mengenal sosok orang tuanya dari cerita2 kakanya. Setelah mendengar cerita kakaknya itu, biasanay Ana selalu tertidur lelap di pangkuan sang kakak, diakir cerita kakaknya. Ana suka sekali tidur di pangkuan sang kakak, apalagi kalau sedang menonton TV bersama sang kakak, tertawa besama tapi lama kelamaan matanya akan sayu, dan tak terasa kepalanya sudah menyender dipaha sang kakak dan memejamkan mata, baisanya kakanya akan menggendongnya dan memindahkannya ke tempat tidur. Pada bagian ini yang paling ana sukai, biasanya dia selalu berpura-pura tertidur lelap saat kakaknya menggendongnya. Agak bandel memang anak ini….!. Ana kecil pernah akan diambil oleh paman dari almarhum ayahnya untuk dijadikan anak angkat, tapi sang kakak menolak karena pesan orang tua tidak boleh berpisah walaupun keadaan susah. Kakak pertama Ana benar-benar menjaga amanat orang tuanya, dia membiayai semua kebutuhan adiknya bersekolah. Anapun tak pernah menyia-nyiakan kepercayaan sang kakak, terbukti dari perjuangannya untuk mendapat ranking pertama di sekolah SD nya. Ana sangat menyayangi kakaknya, kasih sayangnya besar sekali untuk kakaknya itu. Ana selalu mengingat setiap cerita2 yang kakaknya berikan. Bahkan itu menjadi sebuah pondasi penting dalam pembentukan karakternya. Baginya Kakaknya adalah kado terindah yang Allah berikan sepeninggal orang tuanya. Hari- harinya diisi dengan penantian kedatangan sang kakak karena sang kakak harus pergi merantau ke negeri seberang demi memenuhi kebutuhan hidupnya dan adik2nya. Hanya setahun sekali Ana dapat bertemu dengan kakaknya itu, mereka dapat melepas rindu ketika bulan penuh berkah itu datang. Yah,,, dia hanya dapat bertemu kakak tercintanya pada saat bulan Ramadahan dan Idul Fitri saja.
Saat itu Ana sedang harap- harap cemas menanti kedatangan sang kakak yang hanya tinggal beberapa hari lagi, dia baru saja menginjak kelas 3 sma saat petir menyambar relung-relung hatinya yang penuh harapan. Suara itu jelas sekali, walaupun hanya bersasal dari kumpulan komponen jaringan telepon.
“ Ana, kakakmua Ana…kakakmu masuk rumah sakit, dia jatuh pingsan dan sekarang berada di ICU”.
Butiran air beningpun mengalir jatuh membasahi pipi-pipinya….tangisan itu di susul oleh pertanyaan penuh penasaran kakak perempuannya yang tak tahu apa yang Ana bicarakan dengan seseorang di telepon tadi. Tangisanpun pecah ketika 2 jam kemudian kabar mengejutkan itu datang…
“ Ana, kakakmu sudah tidak ada…dia pergi menemui sang penciptanya…”
Ana jatuh pingsan, tak kuasa menahan duka mendalamnya. Hari penuh tawa yang Ana bayangkan berubah begitu saja,harinya kini mendung…gelap dan penuh kilatan-kilatan petir yang senantiasa menusuk setiap relung hatinya, tetesan air mata mengalir bersama kenangan-kenangan indah bersama sang kakak.
Ana bersedih,,, berduka… air matanya sering jatuh disetiap lamunannya sekarang.
Sampai saat ini nasehat, senyum dan petuah-petuah sang kakak selalu terngiang disela-sela lamunannya. Kerinduan akan sosok kakaknya itu tak pernah hilang bahkan mengisi sebagian besar hatinya. Harapannya, dia dapat bertemu dengan kakak tersayangnya itu suatu saat nanti. Yah…Suatu saat nanti di tempat terindah yang Allah berikan….!!!!
Kesederhanaan Pa’de Share
Pa’de berjualan nasi dan lauk pauk bersama istrinya, kami biasanya memanggilnya bu’de… yah,,kan pa’de psasangannya bu’de donk…mereka juga dibantu anak kecil sekitar umur 12th kali,,,feeling Q sih dia anaknya,,,hehehe tp itu cuma tebakan aja ko…
Setelah sampai di warung pa’de aq tercengang karena yang ngantri buanyak,,,,agak sedikit kecewa karena pasti akan memakan waktu yang lama untuk hanya sekedar menikmati masakan pa’de, tapi lanjut deh,,,,sambil melihat orang-orang yang sudah tidak sabar untuk mendapat giliran aq memperhatikan anak pa’de (dugaan) yang waktu itu sedang menggoreng ayam. Wah hebat yah,,, masih kecil suadah pinter masak,,,(sepertinya aq harus belajar dari anak itu). Sambil menggoreng sesekali dia melihatku yang sedari tadi sedang memperhatikannya dan tersenyum kecil padaku,,,(manisnya anak ini). Akupun membalas senyum kecil gadis itu.
Karena teralanjur malu karena ketahuan memperhatikan gadis itu, akhirnya Akupun berbalik memperhatikan pa’de yang sedang sibuk melayani pembeli. Tiba-tiba ada kejadian yang sedikit membuatku kagum,,, tiba-tiba saja pa’de sibuk mengusir seekor lalat dari tempat dia menaruh masakan-masaknnya, ( tempatnya berbentuk kubus terbuat dari kaca yang sampingnya terbuka). Aku tersenyum kecil penuh kekaguman melihat tingkah pa’de itu, walaupun pembelinya mengantri panjang tapi pa’de masih sempat melakukan sesuatu untuk menjaga masakannya agar tetap bersih tidak peduli pembeli mengantri,…..!!! hal yang sangat sedehana sekali, tapi sangat berarti bagi kesehatan pembeli.
Ayo memilih…!!! Ayo berbagi!!!
Berbicara mengenai mimpi, guru bukanlah mimpi saya. Tapi ketika melihat perjuangan sang ibu guru kembar yang berjuang melawan kebodohan yang mungkin sedikit sekali orang yang peduli akan hal itu. Sayapun terenyuh, terkesima dan bahkan terpikir terus menerus tentang ketulusan hati dan kebesaran kasih sayangnya. Teman, sebenarnya bukan harus menjadi seorang guru saja untuk mengikuti jejak mereka. Banyak hal didunia ini yang dapat kita lakukan untuk berbagi dengan mereka yang membutukan.berbagi pengalaman, berbagi harta, berbagi ilmu, atau hanya berbagi senyum dapat menjadi pilihan anda untuk bebagi. Tinggal bagaiman anda memaknai makna berbagi itu sendiri. Berbagi tanpa pamrih itu cara yang bu guru kembar lakukan terhadap anak jalanan. Mari belajar dari mereka tentang berbagi dan memaknai hidup bukan hanya dari kesenangan pribadi, karena pada dasarnya kesenangan pribadi hanya bersifat sementara. Tapi kalau kesenangan bersama dijalan yang baik Insyaallah akan menjadi kesenangan abadi.
Minggu, 10 Januari 2010
AnaK KosT
Mulai dari awal dulu, yaitu alasan mengapa mereka ngekost, alasan mengenai mengapa mereka memutuskan untuk ngekost macam2 alias banyak, karena keadaan mereka beda2… gw mulai dari keadaan yang umum dulu..yaitu,,, anak daerah, kenapa??????? Yupz karena rumah nya jauh…atau diluar daerah, dalam hal ini gw ngebahas di kota metropolitan atau Jakarta. Anak daerah kyak gw nih…. Ngekost karna rumah gw ga di Jakarta, mknya disebut anak daerah….!!! Bagi gw it,s ok mereka nyebiut gw apa? Mau mereka nganggep gw anak daerah atau anak kampoeng sekalipun…. GPP deh…!!!!yang penting gw tetep anak ma’ bapa’ gw,.. yak an????????? Kok melenceng????????? Balik lg ke permasalahan awal. Seperti contohnya di kostan yang gw tempatin, banyak jg dari mereka dari luar Jakarta, dan yng paling jauh adalah dari Bangka, beda jurusan ama gw ga’ ngebuat gw ga deket ama dia. Yahhh walaupun bahasa yang dia pake saat dia nelp family nya atau ngobrol ama boy friend y gw gag ngerti, setidaknya ada bahasa persatuan Qt bukan ? BAHASA IDONESIa… Hidup INdonesiaaa…….!!!!
Alasan kedua adalah mereka yang anak Jakarta pinggiran, atau Qta sebut saja DETABEKBO ( bisa nebak ga apa? )bagus deh klo dah bisa…! Biasanya mereka akan pulang seminggu sekali, enak ya..? ga kayak gw yang harus pulang nunggu libur atau ga paling 2 bulan sekali… tp ga papa, ini adalah perjuangan men…!!!!! Biasanya klo gw Tanya mereka kenapa ngekost, ini alasan yang sering mereka katakana:
1) Jauh perjalanan nya… ntar gw tua di jalan, apalagi Jakarta selalu berlangganan macet
2) Pengen ajah,,, abis males klo dirumah…
3) Cape’ tau PP
Yahhh.. umumnya jawabannya seperti itulah,, catatan ini cm gw teliti di kostan cewe ya… klo cwo… gw belum observasi…heheheh
Alasan ketiga adalah mereka yang mau hidup bebas karena terkekang di rumah,, banyak aturan nyokap yang bisa mengikt kebebasan mereka…..
Nahhh klo yang ini gw gag tau persis karena Alhamdulillah… selama gw ngekost ga anak yang ngekost krn alasan tersebut,,,, biasanya nehhh alasan seperti ini bawa pengaruh negatif buat mereka, karena mereka pasti merasa sangat longgar sekali untuk melakukan apaun tanpa pengawasan orang tua,,,,, hati2 girls….!!!!!!
Wahhh baru nulis alasan duan udah mau satu halaman ajah….demikian alasan yang umum yang sering gw denger… sekarang beranjak ke hal yang lebih kompleks,, yaitu GIMANA kehidupan kostan itu sendiri.
Setiap pagi, ada beberapa kelompok yang selalu buru2… kenapa? Karena lemot.. alias males2an, mereka baru cepet kerjanaya klo udah mepet, dan sayangnya gw termasuk dalam kelompok ini….!!!!
Tp beda lg dengan mereka yanag udah kerja, jm 6 jg udah ga ada….. syukur deh ngurangin antrian mandi…. Untungnya gw jarang masuk pagi, jd jarang ngantri dunnnnn…..!!!
Klo siang kostan sepi,, kayak kuburan.. apalagi hari senin, bukan karena ada Upacara sekolah..hehehe tp emang senini sebagian dari mereka sibukkkk bgt.. kecuali gw…hahaha gilaaa liburr gw klo senin… tp ga enak krn sepi,,,hiks hiks
Kostan rame kembali pada saat malam hari, pada saat semua anggota kost pulang,, asyik nehh.. bahkan sering kali qt menghabiskan malam bersama,,, wow bahasa gw romantic abis,,, mksdy becanda, nyanyi2, atau hanya makan sambil nonton sampe larut malam,, kadang orang2 yang ga asik disini suka berkicau alias ngomel2… yaelaaahhh ga asik bgt sih lw jd orang, bilang aja sehhh mau gabung wkwkwkw… udah ah males bahas orang itu,,, menyebalkan sekali.
Ang paling menyenangkan adalah ngobrol smbil nntn dan makan sampe malem…bhkn sampe ketiduran,,, trus bgn kesiangan deh…hehehe
Sekian dulu deh pembahasan mengenai anak kostan.. cape’ gw ngetiknya…. Semoga bermanfaat…
Rabu, 06 Januari 2010
status orang baik
kenapa dia begitu istimewa bagiku,,,
1. karena cukup soleh (menurut gw)
2. kyk y bisa jd iman yang baik (itu jg menurut gw)
3. apa lg yaaaaa..... bisa ngajarin agama ke gw ( pastinya) setidaknya dia lebih baik dari gw
( agamanya)
heh,, tp salah satu yang bkn gw penasaran ama dia adalah,,, StaTUSnya..BUKAN single atau merit nya ya...
status di FB maksud gw. dia pernah menyingguung masalah batasan sahabat dan hari raya sahabat... hari raya sahabat qt...
menurut gw yang ga tau banyak ttg agama... dan lebih cenderung bebas tapi bertanggung jawab...
sah2 aja klo qt ngucapin selamat merayakan bagi anda yang merayakan..
bukankah itu salah satu bentuk penghargaan qt kepada temen...
yahh walaupun gw tau sih bentuk penghargaan itu bkn hanya diukur dari hal tersebut. tp karena dari kecil gw udah dididik secara bebas tp bertanggung jawab...dan bokap gw jg ga terlalu agamis bgt.. jdy gw cenderung untuk menyimpang dari yang orang2 lakukan..
seperti ttg yang satu ini.. orang2 ga ngucapin tp gw ngucapin,,, itu bentuk penghargaan sahabat gw yang sering nemenin gw shalat wlpn daia beda iman ama gw. menurut orang yang cuma tau sedikit ttg agama ini, it's ok guys... yang tau seberapa yakinkah hati lw sama agama yang lw anut kan cuma lw ama tuhan lw, dalam hal ini Tuhan gw adlah Allah SWT. jangan ada yang tersinggung ya ama tullisan gw yang aga' sedikit ekstrim ini... coz ini cuma pandangan gw ttg sahabat, agama, batasan,,,,
msing2 orang punya persepsi masing2 jg kan???????
pesen gw,,, apa ya,,, oh ya..
TETAP BERSAHABAT...!!!!
Senin, 21 Desember 2009
selamat hari ibu
ibu adalah segalanya.....
Ilove you mom...love you so much..!!!
Minggu, 20 Desember 2009
new session of my life
I finally chose this choice because I thought it's the best choice...
you know actually I still feel not sure with my choice....
so that I always pray that I will get kindness of my choice.
at the first time, it was difficult for me....
but know i feel comfort with this big changed...
Kamis, 10 Desember 2009
ingin berjilbab
cuma kadag niat y pasang surut,,,
tp kali ini insyaallah jadi, tinggal nunggu waktu yang tepat ajah...!
semoga ini jalan yang terbaik yang bisa ku ambil.
semoga jg betah, trus palagi ya?????????
semoga berjilbab membawa banyak berkah,,, amiiiiin..........!
Sabtu, 28 November 2009
sekilas di kampung halaman...
bsk paginya... shalat idul adha dunnnn, truz makan2 bersama keluarga.
agak siangan menjelang sore, tb2 teman q dateng,,,
ngejemput gw,,, mo kerumah sahabat yang bapaky menunggal di mekkah,,, sedih sekali rasanya. turut berduka cita wat sahabat q itu....!
pulang dari rumah sahabat q, ditengah jalan aq bertemu dengan teman2 SMA yang lain... waw benar2 tidak disengaja...!
besok nya,,, kerumah mide wat liat penyembelihan kurban,,,ga lama sehhh coz mo searching2 batik di PGC( pusat grosir Cirebon).
sebelum ke PGC aq dan saudaraq memutuskan untuk membeli tiket buat hari minggu,, tp ternyata tiket buat hari minggu sudah habis,,,, hiks hiks ...
kecewa dunnn,tp ga papa dwe,, naek bus jg ok!
setelah itu qt berkeliling2 PGC, tp ga da yang cocok batik y... jd qt mmpir2 dulu di tempat kerja temany sdra q.
setelah itu qt memutuskan untuk pulang,,,,
tp di tengah2 perjalanan hujan turunnnn deras sekali.... sempat berhenti di sebuah ruko...ga lama sehhhh, akhry qt memutuskan untuk menerjang hujan,,,, sampe drumah sekitar pkl 15.00.
bsk pg2 gw ma sdr gw mesti balik lg ke jakarta..
cepet bgt dehhhh perasaan...
baru balik udah mo plg lg ke kota gede, penuh dengan polusi dan tak pernah terbebas dari kemacetan, apalagi klo bkn Jakarta,,,,
tp disanalah aq menuntut ilmu,,,, dikampus tercinta UNJ....
demikian sekilas perjalanan q di Cirebon......!
Selasa, 24 November 2009
i miss u boy
kemana dia,, q tak tau,,, yng jelas aq berharap dia baik2 saja...
kali ini aq harus bisa menerima takdir yang pahit ini dengan lapang dada.
mngkin ini adalah rahasia Allah, rahasia yang q yakini akan membawa berkah untukq,,,
ini adalah yang terbaik yang Allah beriakn untukq,,,dan aq harus menerima itu dengan lapang dada.
Sabtu, 24 Oktober 2009
makanan khas kota Q
1. Nasi Jamblang:

Nasi khas Cirebon ini disajikan didalam daun jati dengan lauk pauk bermacam-macam, seperti paru, daging, tempe, tahu, cumi, dll serta sambal khas cirebon. Dapat diproleh di seluruh kota Cirebon. Para pedagangnya sangat khas sebab menggunakan meja rendah yang menggelar berbagai macam makanan dan dikelilingi oleh bangku panjang untuk duduk pembeli.
Cara penyajiannya, si penjual menyodorkan nasi yang dibungkus daun jati kemudian pembeli mengambil sendiri lauk pauk yang ingin dimakannya. Pembayarannya pun unik, sebab mengandalkan kejujuran para pembelinya karena pembeli menyebutkan apa saja yang dimakannya.
Para penjual nasi jamblang cukup tersebar di kota Cirebon selain itu mereka buka 24 jam. Kawasan Gunung Sari merupakan daerah yang cukup banyak populasi penjual nasi Jamblang ini. Penjual Nasi Jamblang yang terkenal di Cirebon adalah Nasi Jamblang Mang Dul yang berlokasi di Gunung Sari (dekat lampu merah ke arah jalan Tuparev).
2. Empal Gentong:

Makanan mirip soto yang berkuah kental dan bersantan serta dipenuhi dengan daging ini sungguh lezat…. Biasa dimakan dengan nasi ataupun lontong. Yang khas adalah wadah tempat menaruh kuah empal ini yang berada di sebuah gentong makanya dinamakan empal gentong sementara empal adalah potongan-potongan daging.
Cara masaknya pun masih tradisional karena masih mengandalkan kayu bakar. Sambal empal gentong ini sangatlah pedas sebab merupakan saripati cabai merah kering yang dikemudian ditumbuk. Bagi yang belum terbiasa, agar hati-hati mencobanya sebab bila perut tidak kuat maka acara makan-makan bisa terhambat
.
Mencari pedagang empal gentong sekarang agak susah karena mereka biasanya menggunakan gerobak untuk mendorong jualan mereka. Pedagang empal gentong yang ngetop di Cirebon adalah Mang Darma yang mangkal di Jl. Slamet Riyadi, empal gentong Mang Darma juga bisa di temukan di beberapa tempat di Cirebon seperti di Pujagalana, Stasiun Kereta Cirebon atau di Grage Mal yang semuanya dikelola anak-anaknya. Di Jakarta, Empal gentong Mang Darma bisa ditemukan di daerah Bintaro.
3. Tahu Gejrot:

Makanan berupa tahu yang di potong kecil-kecil ditaruh di atas piring kecil terbuat dari tanah liat kemudian disajikan dengan bumbu gula merah, cabai serta bawang merah dan bawang putih yang diulek. Jenis tahu yang digunakan adalah semacam tahu Sumedang tapi agak berbeda sebab isinya jauh lebih sedikit sehingga terlihat kosong. Cara makannya pun unik yaitu ditusuk dengan biting (potongan lidi). Mengapa diberi nama tahu gejrot? Sebab bumbu cair yang digunakan sebagai penyedap dialirkan lewat botol dengan cara diguncangkan sehingga timbul bunyi “gejrot” berulang kali.
Para pedagang tahu gejrot ini biasanya menggunakan pikulan bagi penjual laki-laki untuk membawa barang dagangannya. Atau menggunakan tampah yang diusung di atas kepala bagi penjual wanita.
Para pedagang tahu gejrot sangat mudah ditemui di sekitar kota Cirebon karena termasuk makanan ringan yang cukup populer.
4. Docang:

Lontong yang dipadukan dengan daun singkong, tauge, taburan kelapa parut dan kerupuk dimakan dengan kuah yang terbuat dari bumbu oncom atau dage’ untuk sebutan orang Cirebon. Makanan ini merupakan versi lain dari keluarga lontong sayur tetapi bumbu kuah oncom yang digunakan memberikan rasa tersendiri
Mencari makanan docang ini agak mudah ditemui di daerah pemukiman atau di pasar karena cukup sederhana pembuatannya.
5. Nasi Lengko:

Nasi Lengko merupakan nasi yang cukup mudah dibuat siapa saja sebab terdiri dari bahan makanan yang sederhana seperti nasi putih, tahu, tempe, mentimun tauge, dan daun kucai (seledri). Kemudian ditaburi bawang goreng serta disiram bumbu kacang dan kecap. Lebih enak lagi dimakan ditemani krupuk.
Pedagang Nasi Lengko cukup tersebar di sekeliling kota Cirebon sebab makan ini selain sederhana juga terjangkau bagi masyarakat. Penjual Nasi Lengko yang lumayan laris dan ramai pembeli salah satunya adalah di Jl. Pagongan. Warung milik H. Barno ini sudah 11 tahun berdiri dan buka setiap hari sejak pukul 6 pagi hingga 9 malam.
6. Mie Koclok:

Mie kuning yang disajikan dengan toge, kol, suwiran daging ayam, telor lalu disiram dengan kuah santan. Disajikan panas-panas sebab tidak enak jika dimakan kala dingin. Selain di jalan Lawanggada dekat rel kereta, penjual mie koclok yang tidak kalah nikmat berlokasi di Kasepuhan, yang tidak jauh dari alun-alunnya.
Rekomendasi tempat makanan di Cirebon:
1. Ayam Sindang, ayam goreng di kawasan Pujagalana (dekat pasar Kanoman)
2. Ayam Bakar Alas Demang (dulu ayam Pagongan) di jalan
3. Restoran Maxim’s –Chinese Foods
4. Ayam Goreng, seberang Restoran Maxim’s
5. Manisan Sinta dekat Pasar Kanoman
6. Pujagalana seberang Yogya Supermarket
7. Kue-kue basah tradisional, Pasar Kanoman
8. Pasar Pagi, pusat oleh-oleh khas Cirebon
9. Martabak Pak Udin, tidak jauh dari bioskop Abadi (seberang Hero)
Jumat, 23 Oktober 2009
batik khas cirebon
Keunggulan Batik Trusmi Cirebon
Kamis, 03-07-2008 13:39:56 oleh: H. KOmarudin Kudiya, S.IP, M.Ds
Kanal: Iptek
Berulangkali disetiap berlangsungnya pameran batik di Jakarta maupun di kota lain seringkali pembeli menanyakan kepada saya, “Apa sih keunggulan batik Trusmi atau batik Cirebonan dibanding dengan batik-batik yang berasal dari daerah lain?” Jawaban dari saya kurang lebih sebagai berikut: Menurut pendapat saya bahwa pada dasarnya batik-batik yang dihasilkan oleh sentra-sentra kerajinan batik dari berbagai daerah pada umumnya sangat bagus sekali serta memiliki corak motif yang sangat beragam dan khas serta tidak bisa dikatakan batik yang satu lebih baik dari dari daerah lainnya.
Keunikan motif serta corak yang dihasilkan dari batik-batik berbagai daerah merupakan kekuatan yang sangat luar biasa, khususnya bagi kekayaan batik Indonesia. Belum ada di negara manapun yang memiliki kekayaan desain motif batik seperti yang di miliki oleh bangsa Indonesia.
Bilamana kita ingin melihat banyaknya kekayaan desain motif batik Indonesia contoh yang paling sederhana bisa dilihat di wilayah Jawa Barat saja. Walaupun masih dalam satu propinsi dan kultur budaya yang sama, tiap-tiap daerah seperti Cirebon dengan Indramayu sudah memiliki karakter dan desain motif yang berbeda. Antara Cirebon dan Garut juga memiliki perbedaan yang sangat jauh sekali dan sangat signifikan perbedaannya.
Secara umum batik Cirebon termasuk kedalam kelompok batik Pesisiran. Namun juga sebagian batik Cirebon termasuk dalam kelompok batik Keraton. Hal ini karena di Cirebon memiliki dua buah keraton yaitu Keratonan Kasepuhan dan Keraton Kanoman, yang konon berdasarkan sejarah dari dua keraton ini muncul beberapa desain batik Cirebon Klasik seperti motif Mega Mendung, Paksinaga Liman, Patran Keris, Singa Payung, Singa Barong, Banjar Balong, Ayam Alas dan lain-lain.
Beberapa hal penting yang bisa dijadikan keunggulan (ciri khas) batik Cirebon dibandingkan dengan produksi batik dari daerah lain adalah sebagai berikut
- Batik Cirebonan untuk desain-desain klasik tradisional biasanya selalu mengikut sertakan motif wadasan (batu cadas) pada bagian motif tertentu. Disamping itu ada unsur ragam hias berbentuk awan (mega) pada bagian-bagian yang disesuaikan dengan motif utamanya.
- Batik Cirebonan tradisional/klasik selalu bercirikan dengan latar belakang (dasar kain) berwarna lebih muda dibandingkan dengan warna garis motif utamanya
- Bagian latar/dasar kain biasanya bersih dari noda hitam atau warna-warna yang tidak dikehendaki akibat penggunaan lilin yang pecah sehingga pada proses pewarnaan mengakibatkan zat warna yang tidak dikehendaki menempel pada kain.
- Garis-garis motif pada batik Cirebonan menggunakan garis tunggal dan tipis (kecil) kurang lebih 0,5 mm dengan warna garis yang lebih tua dibandingkan dengan warna latarnya. Hal ini dikarenakan secara proses batik Cirebon unggul dalam penutupan (blocking area) dengan menggunakan canting khusus (canting tembok dan bleber).
- Warna-warna batik Cirebonan klasik biasanya dominan warna kuning, hitam (sogan gosok) dan warna dasar krem, sebagian lagi berwarna merah tua, biru, hitam dengan dasar warna kain krem atau putih gading.
Kelima ciri tersebut merupakan hal teknis keunggulan dari batik Cirebonan klasik/tradisional.
Lain halnya dengan kelompok batik Cirebonan yang termasuk kelompok batik Pesisiran. Karakter batik Cirebonan Pesisiran dipengaruhi oleh sebagaimana karakter penduduk masyarakat pesisiran yang pada umumnya memiliki jiwa terbuka dan mudah menerima pengaruh asing. Daerah sekitar pelabuhan biasanya banyak orang asing singgah, berlabuh hingga terjadi perkawinan lain etnis (asimilasi) maka batik Cirebonan Pesisiran lebih cenderung menerima pengaruh dari luar.
Batik Cirebon lebih cenderung memenuhi atau mengikuti selera konsumen dari berbagai daerah (lebih kepada pemenuhan komoditas perdagangan dan komersialitas), sehingga warna-warna batik Cirebonan Pesisiran lebih atraktif dengan menggunakan banyak warna.
Produksi batik Cirebonan pada masa sekarang terdiri dari batik Tulis, batik Cap dan batik kombinasi tulis cap. Pada tahun 1990 – 2000 ada sebagian masyarakat pengrajin batik Cirebonan yang memproduksi kain bermotif batik Cirebon dengan teknik sablon tangan (hand printing), namun belakangan ini teknik sablon tangan hampir punah, dikarenakan kalah segalanya oleh teknik sablon mesin yang dimiliki oleh perusahaan-perusahaan yang lebih besar.
Daerah penghasil produksi dan pengrajin batik Cirebonan terdapat di 5 wilayah desa yang berbeda, tepatnya daerah-daerah yang ada di sekitar desa Trusmi (pusat batik Cirebonan). Desa-desa yang berada di sekitar desa Trusmi diantaranya desa Gamel, Kaliwulu, Wotgali, Kalitengah dan Panembahan. Pertumbuhan batik Trusmi nampak bergerak dengan cepat mulai tahun 2000, hal ini bisa dilihat dari banyaknya bermunculan showroom-showroom batik yang berada di sekitar jalan utama desa Trusmi dan Panembahan. Pemilik showroom batik Trusmi hampir seluruhnya dimiliki oleh masyarakat Trusmi asli walaupun ada satu atau dua saja yang dimiliki oleh pemilik modal dari luar Trusmi.
kota q
Kota Cirebon adalah sebuah kota di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kota ini berada di pesisir Laut Jawa, di jalur pantura. Dahulu Cirebon merupakan ibu kota Kesultanan Cirebon dan Kabupaten Cirebon, namun ibu kota Kabupaten Cirebon kini telah dipindahkan ke Sumber. Cirebon menjadi pusat regional di wilayah pesisir timur Jawa Barat.
Cirebon juga disebut dengan nama 'Kota Udang'. Sebagai daerah pertemuan budaya Jawa dan Sunda sejak beberapa abad silam, masyarakat Cirebon biasa menggunakan dua bahasa, bahasa Sunda dan Jawa.
Sejarah
Menurut Manuskrip Purwaka Caruban Nagari, pada abad XIV di pantai Laut Jawa ada sebuah desa nelayan kecil bernama Muara Jati. Pada waktu itu sudah banyak kapal asing yang datang untuk berniaga dengan penduduk setempat. Pengurus pelabuhan adalah Ki Gedeng Alang-Alang yang ditunjuk oleh penguasa Kerajaan Galuh (Padjadjaran). Dan di pelabuhan ini juga terlihat aktivitas Islam semakin berkembang. Ki Gedeng Alang-Alang memindahkan tempat pemukiman ke tempat pemukiman baru di Lemahwungkuk, 5 km arah selatan mendekati kaki bukit menuju kerajaan Galuh. Sebagai kepala pemukiman baru diangkatlah Ki Gedeng Alang-Alang dengan gelar Kuwu Cerbon.
Pada Perkembangan selanjutnya, Pangeran Walangsungsang, putra Prabu Siliwangi ditunjuk sebagai Adipati Cirebon dengan Gelar Cakrabumi. Pangeran inilah yang mendirikan Kerajaan Cirebon, diawali dengan tidak mengirimkan upeti kepada Raja Galuh. Oleh Raja Galuh dijawab dengan mengirimkan bala tentara ke Cirebon Untuk menundukkan Adipati Cirebon, namun ternyata Adipati Cirebon terlalu kuat bagi Raja Galuh sehingga ia keluar sebagai pemenang.
Dengan demikian berdirilah kerajaan baru di Cirebon dengan Raja bergelar Cakrabuana. Berdirinya kerajaan Cirebon menandai diawalinya Kerajaan Islam Cirebon dengan pelabuhan Muara Jati yang aktivitasnya berkembang sampai kawasan Asia Tenggara.
